Informasi terkait Tata Kelola Perusahaan, termasuk kebijakan-kebijakan seperti Kode Etik (Code of Conduct), Whistleblowing System, Manajemen Risiko, Pedoman Direksi dan Dewan Komisaris, Anggaran Dasar, Sekretaris Perusahaan, Komite Audit, serta Audit Internal, saat ini sedang dalam proses penyempurnaan untuk memastikan akurasi dan keselarasan dengan standar tata kelola yang berlaku.
Materi tersebut akan segera tersedia dalam waktu dekat.
Struktur organisasi menggambarkan kerangka tata kelola serta jalur pelaporan dalam perusahaan, guna memastikan pengawasan yang jelas, akuntabilitas, serta pelaksanaan yang efektif terhadap tujuan strategis perusahaan.
Prinsip dan Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
PT Lintas Investama memiliki komitmen yang kuat dalam menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai landasan utama dalam menjalankan kegiatan usaha. Perseroan meyakini bahwa penerapan GCG merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga stabilitas kinerja, serta memastikan keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.
Perseroan secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG di seluruh tingkat organisasi, mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, hingga seluruh unit operasional, serta dalam interaksi dengan para pemangku kepentingan. Penerapan ini dilakukan sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta standar praktik terbaik.
Dalam rangka menjaga kualitas penerapan tata kelola, Perseroan secara berkala melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan serta prosedur yang berlaku, sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
Upaya Penerapan GCG
Untuk memastikan implementasi GCG berjalan secara optimal, Perseroan secara berkesinambungan melakukan berbagai inisiatif strategis, antara lain:
Prinsip-Prinsip GCG
Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan, Perseroan senantiasa berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dengan menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab serta memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam menjalankan hal tersebut, Perseroan menjunjung tinggi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) yang mengacu pada lima prinsip dasar yang berlaku secara universal, yaitu Transparansi (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Responsibilitas (Responsibility), Independensi (Independence), dan Kewajaran (Fairness).
Kelima prinsip tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan tata kelola Perseroan serta menjadi pedoman dalam penerapan praktik GCG secara konsisten di seluruh lini organisasi.
Prinsip | Deskripsi | Implementasi |
Transparansi | Menjamin keterbukaan informasi yang relevan dan material agar pemangku kepentingan dapat memahami proses pengambilan keputusan Perseroan. | Perseroan menyampaikan informasi material secara jelas, akurat, dan tepat waktu melalui situs resmi PT Lintas Investama (www.lintasinvestama.co.id). Selain itu, informasi kinerja, laporan tahunan, laporan keuangan berkala, siaran pers, keterbukaan informasi, serta paparan publik disampaikan secara konsisten kepada publik. |
Akuntabilitas | Menegaskan kejelasan fungsi, struktur, dan pertanggungjawaban setiap organ Perseroan guna mendukung pengelolaan yang efektif dan efisien. | Setiap organ dan karyawan menjalankan peran sesuai fungsi dan kompetensinya. Perseroan menetapkan indikator kinerja yang terukur bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh unit kerja, serta menjaga konsistensi terhadap nilai-nilai budaya perusahaan. |
Responsibilitas | Memastikan seluruh kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan. | Perseroan mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja, memperhatikan dampak operasional terhadap lingkungan, memenuhi kewajiban kepada regulator termasuk perpajakan, serta melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). |
Independensi | Menjamin pengelolaan Perseroan dilakukan secara profesional tanpa benturan kepentingan maupun pengaruh pihak lain yang tidak sesuai dengan ketentuan. | Perseroan menjunjung tinggi peran dan kewenangan masing-masing organ sesuai regulasi. Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan intervensi operasional, serta seluruh pihak menghindari potensi benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan. |
Kewajaran dan Kesetaraan | Menjamin perlakuan yang adil dan setara bagi seluruh pemangku kepentingan sesuai hak dan kewajibannya. | Perseroan memastikan hak pemegang saham dalam RUPS terpenuhi, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, serta memberikan kesempatan dan pengembangan karier yang setara tanpa diskriminasi. |
Tugas dan Tanggung Jawab
Sekretaris Perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut:
Tugas dan Tanggung Jawab
Tugas dan Tanggung Jawab
Unit Audit Internal memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
Mursalin Pane menjabat sebagai Corporate Secretary Perseroan dan secara bersamaan juga menjabat sebagai Direktur PT Lintas Investama. Ia memiliki pengalaman luas dalam strategi, operasional, dan manajemen komersial di sektor teknologi dan telekomunikasi. Ia memulai kariernya sebagai Management Consultant di IMPAC plc, kemudian menjalani peran operasional awal di industri manufaktur sebelum beralih ke industri telekomunikasi.
Ia memegang berbagai peran kunci di bidang komersial dan manajemen kontrak di Lucent Technologies Network Systems Indonesia, di mana ia mengembangkan keahlian mendalam dalam penyusunan struktur transaksi, tata kelola kontrak, serta eksekusi proyek berskala besar. Selanjutnya, ia menempati berbagai posisi kepemimpinan senior di Lintas Teknologi Indonesia, termasuk sebagai Chief Business Officer, dengan fokus pada pertumbuhan bisnis dan pengembangan kemitraan strategis.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dan Direktur di berbagai entitas afiliasi, dan sejak tahun 2017 menjabat sebagai Direktur PT Lintas Investama, berkontribusi dalam ekspansi strategis dan pengembangan portofolio grup.
Ia meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari University of Twente, Belanda.
Hasnul Suhaimi menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan dan secara bersamaan menjabat sebagai Ketua Komite Audit. Ia merupakan pemimpin bisnis dan strategis dengan pengalaman luas di industri telekomunikasi Indonesia, serta dikenal atas perannya dalam mendorong pertumbuhan melalui strategi inovatif di bidang pricing, pemasaran, dan ekspansi pasar.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk (kini PT XL Smart) pada periode 2006 hingga 2015, di mana ia berperan penting dalam memperkuat posisi kompetitif perusahaan dan mentransformasikannya menjadi salah satu operator telekomunikasi terkemuka. Sebelum itu, ia memegang berbagai posisi kepemimpinan senior di sejumlah perusahaan telekomunikasi besar, termasuk PT Indosat Tbk dan Telkomsel.
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan, serta berkontribusi sebagai dosen di IPMI International Business School, MMUI, dan SBM ITB, serta sebagai executive dan business coach.
Hasnul Suhaimi telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, antara lain Telecom Asia CEO of the Year dan Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Awards, serta beberapa kali dinobatkan sebagai Best CEO di Indonesia. Ia meraih gelar Master of Business Administration dari University of Hawaii, Amerika Serikat, serta gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung.
Cicilia Ratih A. Arum merupakan anggota Komite Audit PT Lintas Investama dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang keuangan, akuntansi, dan audit. Ia memiliki fokus yang kuat pada tata kelola keuangan, pengendalian internal, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Ia memulai kariernya sebagai auditor di KAP Salaki & Salaki, di mana ia membangun fondasi yang solid dalam praktik audit dan standar pelaporan keuangan.
Ia kemudian menjabat berbagai posisi di bidang keuangan dan akuntansi di Lucent Technologies Network Systems Indonesia, hingga berkembang ke posisi supervisi dengan tanggung jawab dalam pengawasan keuangan, akurasi pelaporan, serta proses pengendalian. Sejak tahun 2002, ia menjabat sebagai Finance & Accounting Manager di Lintas Teknologi Indonesia, di mana ia bertanggung jawab atas tata kelola keuangan, memperkuat kerangka pengendalian internal, serta memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan peraturan yang berlaku.
Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (jurusan Akuntansi) dari Universitas Indonesia.
Asih Handayani merupakan anggota Komite Audit PT Lintas Investama, dengan pengalaman yang luas di bidang audit, pelaporan keuangan, dan pengendalian internal, yang dilengkapi dengan keterlibatannya di dunia akademik dalam bidang akuntansi dan tata kelola. Ia memiliki landasan yang kuat dalam praktik audit, penilaian risiko, serta pengawasan kepatuhan.
Ia memulai karier profesionalnya di bidang keuangan dan akuntansi di Sigma Cakrawala International, sebelum beralih ke akuntansi publik sebagai Audit Manager di KAP Hertanto Grace Karunawan, di mana ia memimpin berbagai penugasan audit dan memperkuat keahliannya dalam integritas keuangan, pengendalian internal, serta kepatuhan terhadap regulasi. Secara paralel, ia juga aktif berkontribusi di dunia akademik sebagai dosen di Universitas Pamulang, dan saat ini menjabat sebagai Kepala Audit Internal di Lembaga Administrasi Keuangan Universitas Pamulang, dengan tanggung jawab dalam pengawasan tata kelola dan fungsi audit internal.
Ia meraih gelar Magister Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI.
Lusiana Ganda Kusuma menjabat sebagai Head of Internal Audit di PT Lintas Investama, dengan pengalaman yang luas di bidang audit, manajemen proyek, dan peningkatan proses bisnis di sektor teknologi. Ia memiliki fokus yang kuat pada pengendalian internal, kerangka tata kelola, serta kepatuhan proses, dan berperan penting dalam memperkuat fungsi audit internal serta memastikan kepatuhan terhadap standar tata kelola dan regulasi yang berlaku.
Ia memulai kariernya di bidang corporate affairs sebagai Corporate Secretary di Kotobukiya Indo Classic Industries, dan kemudian melanjutkan peran di bidang corporate affairs di Lucent Technologies NSID. Selanjutnya, ia membangun karier yang panjang di Lintas Teknologi Indonesia, dengan memegang berbagai peran di bidang sumber daya manusia, manajemen proyek, pengadaan, serta kepatuhan ISO, yang semakin memperkuat keahliannya dalam pengendalian internal, tata kelola vendor, dan standardisasi proses. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Project Manager dan Business Process Analyst di Logistik Teknologi Indonesia, dengan fokus pada optimalisasi proses dan efisiensi operasional.
Lusiana meraih gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan memiliki sertifikasi Project Management Professional (PMP).